yapz..batuk adalah anugrah (perkataan yang saya kutip dari forum PIO),
karena dari situ kita dapat mengeluarkan benda-benda asing yang mengganggu saluran pernafasan..bla bla bla,,
langsung aj,yuk kita jelajahi batuk..
Batuk adalah suatu refleks atau mekanisme fisiologi yang bermanfaat untuk mengeluarkan dan membersihkan saluran pernafasan dari dahak, zat-zat perangsang asing dan unsur infeksi, dengan kata lain batuk merupakan mekanisme perlindungan. Berdasarkan produktivitasnya, dikenal ada 2 jenis batuk, yakni batuk produktif dan batuk tidak produktif.
1.Batuk produktif
Batuk yang menghasilkan dahak/ lendir (sputum) sehingga lebih dikenal dengan sebutan batuk berdahak. Batuk produktif memiliki cirri khas, yaitu dada terasa penuh / berbunyi & kesulitan bernafas. Gejala biasanya bertambah berat ketika terjaga dan berbicara. Batuk produktif sebaiknya tidak ditekan karena batuk ini membantu membersihkan lender dari paru-paru.
2.Batuk tidak produktif
Batuk yang tidak menghasilkan dahak sehingga disebut juga batuk kering. Batuk tidak produktif sering membuat tenggorokan terasa gatal sehingga menyebabkan suara menjadi serak atau hilang. Batuk ini sering dipicu oleh inhalasi partikel makanan, bahan iritan, asap rokok, baik oleh perokok aktif maupun pasif dan perubahan temperature. Batuk semacam ini dapat menurunkan gejala sisa dari infeksi virus atau flu.
Selain penyebab yang sudah disebutkan di atas, penyebab umum yang lain antara lain,
-alergi dan asthma
-infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis akut
-penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau bronkitis kronik, ephysema
-sinusitis
-penyakit paru, seperti bronkiektasis, tumor paru
-gastroesophageal reflux disease (GERD) ini artinya cairan lambung balik ke tenggorokan
-merokok dan atau terpapar asap rokok, polutan udara
-obat darah tinggi golongan ACE inhibitor
Beberapa tips untuk mengurangi batuk,
-permen obat batuk atau permen pedas dapat menolong pada batuk yang kering dan menggelitik.
-menghirup uap hangat dapat menolong batuk kering dengan cara meningkatkan kelembaban di udara
-minum lebih banyak cairan dapat mengencerkan dahak di tenggorokan sehingga mudah dibatukkan keluar.
Obat-obat batuk,
1.Obat ekspektoran (pengencer dahak)
Obat ini berfungsi sebagai pengencer dahak, misalnya batuk karena influenza atau radang saluran napas karena kerjanya merangsang dan memudahkan pengeuaran dahak atau lendir. Zat ekspektoran berfungsi meningkatkan aliran cairan normal tenggorokan dan membantu meringankan rasa sakit.
Beberapa ekspektoran yang dapat diperoleh tanpa resep dokter antara lain:
-Gliseril gualakolat
Efek samping: ngantuk, mual, muntah
Dosis: 2-4 kali 200-400 mg/ hari
-Ammonium klorida
Dosis: 3-4 kali 100-150 mg/ hari, dosis besar dapat menimbulkan asidosis metaboik. Hati-hati penggunaan pada penderita dengan insufisiensi hati, ginjal dan paru-paru.
-Bromheksin
Efek samping: mual
Dosis: 3 kali 4-8 mg/ hari. Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung.
2.Obat batuk antitusif (penekan batuk)
Obat ini biasanya digunakan untuk batuk tidak berdahak karena kelompok ini bekerja sentral pada susunan saraf pusat menekan pusat batuk di otak dan menaikan ambang rangsang batuk. Antitusif yang dapat diperoleh tanpa resep dokter adalah:
-Dekstrometorfan HBr
-Noskapin
-Difenhidramin HCl
Referensi: ISMAFARSI (Materi Penyuluhan PIO)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar